Ahli: Artis Buat NFT Bisa Hanya Sekadar Endorse

Tren jual beli Non Fungible Token (NFT) makin merebak di dalam negeri. Hal itu ditandai dengan larisnya penjualan NFT artis Syahrini, Luna Maya, dan Anang Hermansyah.

Namun, pengamat budaya dan komunikasi digital dari Universitas Indonesia, Firman Kurniawan, menilai developer NFT yang memboyong artis bisa sekadar merupakan aktivitas endorsement.

“Artis yang terjun atau diundang dalam pusaran investasi NFT, bisa jadi merupakan aktivitas endorsement, mengingat perilaku mereka yang sering kali dijadikan sebagai acuan perilaku publik,” kata Firman kepada CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Senin (31/1).

Namun di sisi lain, artis juga bisa mencari peruntungan dalam jenis investasi baru, yaitu aset digital.

Meski demikian Firman menilai dampak dari gandrungnya artis menjadi aset digital, dapat membuat kehidupan artis mudah terlihat dan terpublikasi.

Sehingga ketika sikap teladan yang mereka tularkan, maka itu akan cepat terserap oleh masyarakat.

Namun sebaliknya, apabila ada sikap yang gegabah dari artis yang menyeruak ke publik, maka bisa menjadi hal yang negatif bagi masyarakat.

“Karena perilaku para artis sering jadi acuan, akibat popularitasnya, setidaknya mereka yang ada di profesi ini diharapkan lebih memiliki pengetahuan dan rasionalitas saat beraktivitas investasi, termasuk investasi NFT,” pungkasnya.

Tren jual-beli NFT kian ramai usai Sultan Gustaf AL Ghozali alias Ghozali Everyday berhasil menghasilkan cuanRp1,5 miliar dari kumpulan swafoto (selfie) di marketplace OpenSea.

Tidak hanya Ghozali, sejumlah artis Indonesia juga sudah mulai menjual karya digital mereka di marketplace NFT.

Pada Juni 2021, aktris Luna Maya kolaborasi dengan kreator NFT asal Jepang, Tokau untuk meluncurkan karya digital dalam jumlah terbatas hanya 10 item. Koleksi tersebut diberi nama “Luna Maya ‘Queen of the Moon”.

Syahrini meluncurkan koleksi NFT pertama yang diberi tajuk Syahrini’s Metaverse Tour pada December 2021. Menurut cuplikan gambar yang ada di Binance, NFT Syahrini bergambar wanita berhijab berwarna lilac dengan kacamata yang khas dari penyanyi tersebut.

Sedangkan token NFT karya Anang Hermansyah”ASIX”. Token kripto tersebut sebelumnya dijual secara privat pada platform IDM Launchpad.

CEO IDM Co-op MC Basyar selaku developer token Asix mengungkapkan token tersebut laris manis dan langsung habis dalam semenit.

Dilansir dari laman: cnnindonesia.com

Related posts