Gugatan Warisan Sinar Mas Rp737 T Freddy Widjaja Ditolak Pengadilan

Freddy Widjaja mengumumkan gugatan yang ia layangkan terhadap akte wasiat harta warisan pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja senilai Rp737 triliun ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditolak hakim.

Dengan putusan itu, harapannya mendapatkan warisan besar dari Eka Tjipta Widjaja kandas di pengadilan tingkat pertama. Freddy mengatakan penolakan terjadi setelah MA mencabut status Freddy sebagai anak sah Eka Tjipta Widjaja. Pencabutan status dilakukan MA akibat upaya kasasi yang dilakukan 3 anak Eka Tjipta Widjaja; Indra Widjaja, Muktar Widjaja, Franky Oesman Widjaja pada Agustus 2020.

“Saya rasa sangat cepat sekali putusan hakim agung, mereka memutuskan kasasi yang isinya kabulkan kasasi dari 3 abang saya,” ujar Freddy di Jakarta, Kamis (3/2).

Sebagai informasi, Freddy Widjaja menggugat hak atas warisan dari almarhum ayahnya kepada lima kakak tirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Secara total, nilai aset perusahaan yang ia gugat mencapai Rp672,61 triliun.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 301/Pdt.G/2020/PN Jkt dan ditujukan ke Indra Widjaja, Teguh Ganda Widjaja, Muktar Widjaja, Djafar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Berikut daftar harta warisan yang tengah berusaha direbutnya:

Pertama, aset PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau SMART senilai Rp29,31 triliun dengan laba kotor Rp4,63 triliun pada 2018.

Kedua, aset PT Sinar Mas Multi Artha sebesar Rp100,66 triliun dengan laba kotor Rp1,64 triliun.

Ketiga, aset Sinar Mas Land sebesar US$7,75 miliar atau setara Rp116,36 triliun dengan asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS. Keempat, aset PT Bank Sinar Mas Tbk sebesar Rp37,39 triliun per September 2019.

Kelima, aset PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk senilai US$8,75 miliar atau Rp131,26 triliun. Keenam, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk US$2,96 miliar atau Rp44,47 triliun.

Ketujuh, aset PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry sebesar US$1,99 miliar atau Rp29,96 triliun. Kedelapan, aset PT Bank China Construction-Bank Indonesia Tbk sebesar Rp16,2 triliun.

Kesembilan, aset Asia Food and Properties Limited sebesar Rp80 triliun. Kesepuluh, aset China Renewable Energy Investment Limited senilai 2,79 miliar dolar Hong Kong atau setara Rp5,3 triliun dengan asumsi kurs Rp19 ribu per dolar Hong Kong.

Kesebelas, aset PT Golden Energy Mines Tbk US$780,64 juta atau setara Rp11,7 triliun. Ke-12, aset Paper Excellence BV Netherlands Rp70 triliun.

Sebagai informasi, Freddy Widjaja menggugat hak atas warisan dari almarhum ayahnya kepada lima kakak tirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Secara total, nilai aset perusahaan yang ia gugat mencapai Rp672,61 triliun.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 301/Pdt.G/2020/PN Jkt dan ditujukan ke Indra Widjaja, Teguh Ganda Widjaja, Muktar Widjaja, Djafar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Berikut daftar harta warisan yang tengah berusaha direbutnya:

Pertama, aset PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau SMART senilai Rp29,31 triliun dengan laba kotor Rp4,63 triliun pada 2018.

Kedua, aset PT Sinar Mas Multi Artha sebesar Rp100,66 triliun dengan laba kotor Rp1,64 triliun.

Ketiga, aset Sinar Mas Land sebesar US$7,75 miliar atau setara Rp116,36 triliun dengan asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS. Keempat, aset PT Bank Sinar Mas Tbk sebesar Rp37,39 triliun per September 2019.

Kelima, aset PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk senilai US$8,75 miliar atau Rp131,26 triliun. Keenam, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk US$2,96 miliar atau Rp44,47 triliun.

Ketujuh, aset PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry sebesar US$1,99 miliar atau Rp29,96 triliun. Kedelapan, aset PT Bank China Construction-Bank Indonesia Tbk sebesar Rp16,2 triliun.

Kesembilan, aset Asia Food and Properties Limited sebesar Rp80 triliun. Kesepuluh, aset China Renewable Energy Investment Limited senilai 2,79 miliar dolar Hong Kong atau setara Rp5,3 triliun dengan asumsi kurs Rp19 ribu per dolar Hong Kong.

Kesebelas, aset PT Golden Energy Mines Tbk US$780,64 juta atau setara Rp11,7 triliun. Ke-12, aset Paper Excellence BV Netherlands Rp70 triliun.

Dilansir dari laman: cnnindonesia.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.