Mayoritas Kripto Menanjak, Avalanche Paling Berkilau

Mayoritas kesepuluh aset kripto teratas terpantau berkilau pada perdagangan Rabu (16/2) pagi. Penguatan dipimpin oleh Avalanche (AVAX) dan BNB.

Mengutip dari coinmarketcap.com, AVAX menguat sebesar 11,31 persen dalam sehari dan 10,45 persen dalam sepekan. Kini satu keping AVAX dihargai US$93,75.

Sementara, BNB menguat 4,37 persen dalam sehari dan 5,43 persen dalam sepekan. Saat ini ia dibanderol US$48,08 per keping.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin (BTC) juga menguat 1,14 persen dalam 24 jam dan 1,42 dalam sepekan terakhir. Kini BTC dihargai US$43.971 per keping.

Ethereum (ETH) juga menguat 3,93 persen dalam sehari dan 2,21 persen dalam sepekan ke posisi US$3.139 per keping.

Penguatan dilanjutkan oleh Cardano (ADA) yang naik 1,60 persen dalam sehari ke posisi US$1,10 per keping. Manun, ADA masih melemah 5,32 persen dalam sepekan.

Terra (LUNA) menguat sebesar 1,59 persen dalam sehari dan kini dibanderol US$56 per keping. Solana (SOL) menguat 1,15 persen dalam sehari ke posisi US$102,8 per keping.

Kemudian XRP dan Tether (USDT) juga masing-masing menguat sebesar 1,30 persen dan 0,01 persen dalam sehari. Kini, XRP dihargai US$0,83 per keping dan USDT US$1 per keping.

Di sisi lain, USD Coin (USDC) melemah 0,10 persen dalam sehari dan 0,04 dalam sepekan. Kini satu keping USDC dihargai US$0,99 per keping.

Sebagai informasi, di Indonesia aset kripto masih dilarang sebagai alat bayar. Namun, kripto menjadi komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Saat ini, aset kripto diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

Di sisi lain, USD Coin (USDC) melemah 0,10 persen dalam sehari dan 0,04 dalam sepekan. Kini satu keping USDC dihargai US$0,99 per keping.

Sebagai informasi, di Indonesia aset kripto masih dilarang sebagai alat bayar. Namun, kripto menjadi komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Saat ini, aset kripto diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan lewat Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *