Wasiat Dorce Ingin Dimakamkan sebagai Wanita, Ini Komentar Buya Yahya

Dorce Gamalama telah mengembuskan napas terakhirnya pagi ini, Selasa (16/2). Dorce tutup usia dikarenakan terpapar virus Covid-19.
Imun tubuh almarhum Dorce kian menurun lantaran masih dalam proses pemulihan usai mengalami koma.

Kepergian Dorce Gamalama tentunya meninggalkan pertanyaan bagi publik bagaimana jenazahnya dimakamkan.

Dorce Gamalama memang telah menyiapkan tanah untuk makamnya kelak dan kain kafan. Hal tersebut telah dipersiapkannya jauh sebelum dirinya koma hingga tutup usia.

Dorce Gamalama sempat berwasiat dirinya ingin dimandikan sebagai jenazah perempuan. Namun, hal itu sontak saja menuai kontroversi di tengah masyarakat. Pasalnya Dorce Gamalama diketahui sebagai seorang transgender.

Banyak pihak yang menyarankan agar jenazah Dorce Gamalama dimakamkan sesuai kodratnya sebagai laki-laki. Video lawas Buya Yahya pun kembali menjadi sorotan terkait pernyataannya bahwa Dorce seharusnya dimakamkan sebagai laki-laki.

“Cara merawat jenazahnya laki-laki, karena dia bukan perempuan sesungguhnya. Hanya dibuatkan alat seperti alat perempuan, tidak akan berubah menjadi perempuan kecuali yang terbukti kelaki-lakiannya atau perempuannya,” ucap KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya dalam video yang diungggah di YouTube.

Dorce memang telah mengubah kelaminnya menjadi wanita, tapi Buya Yahya menuturkan bahwa Dorce Gamalama sejatinya tetap seorang laki-laki dan iman lantaran dirinya tetap beragama Islam.

“Dia tetap ahli iman, bukan keluar dari iman, kalau meninggal ya semoga Allah ampuni,” tutur Buya Yahya.

Buya Yahya pun mengingatkan agar tidak melakukan proses pemakaman Dorce Gamalama secara wanita. Hal itu agar tidak mendosakan Dorce Gamalama yang telah meninggal dunia.

“Tapi kalau sudah meninggal jangan didosa-dosakan, wong dia orang beriman kok,” ujarnya lagi.

Dorce Gamalama pun mengucapkan terima kasihnya atas komentar Buya Yahya mengenai kontroversi yang beredar luas di masyarakat. Dorce mengaku sangat menghormati Buya Yahya yang memberikan nasihat kepada dirinya tanpa menghakimi.

“Buya Yahya adalah ulama yang luar biasa. Yang penuh jiwa sosial, yang penuh hati berjiwa besar, yang tidak menjatuhkan orang, yang tidak menghujat, yang tidak mencaci orang, yang tidak memaki orang,” ucap Dorce Gamalama di video yang dibagikan di instagramnya beberapa waktu lalu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.